INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Orang Yang Mengasihi Al-Qur'an


Usaid bin Hudhair masuk Islam karena mendengar Kalam Ilaahi yakni Al-Qur'anul Karim yang pada ketika itu dibacakan oleh seorang Shahabat yang berjulukan Mush'ab bin umar. Mush'ab sendiri merupakan seorang shahabat yang pernah diperintahkan eksklusif oleh Rasulullah untuk memberikan risalah kemadinah, dengan pembacaan Al-Qur'an yang di kumandangkan Mush'ab maka Usaid bin Hudhair pun masuk Islam, bahkan Usaid bin Hudhair sendiri sangat mengasihi Al-Qur'an.

Pada suatu ketika Usaid sedang duduk bersantai dibekang rumahnya, dan sudah menjadi sebuah hal yang biasa kala itu Usaid sedang melantunkan Ayat suci A-Qur'an, sebab kecintaanya kepada Al-Qur'an, waktu itu sempurna malam hari, dibelakang Rumah Usaid bin Hudhair terdapat Kuda yang sanggup dijadikan tunggangannya ketika berjihad dan kuda tersebut ditambatkan didekatnya.

Malam yang sunyi, hambar serta sepi Sahabat Usaid yang dengan penuh perasaan melantunkan Ayat Al-Qur'an tersebut, tiba-tiba hatinya tergerak untuk membaca ayat Al-Qur'an Surat Al-Baqoroh ayat 14 dari verbal Usaid.

"Alif laam Miim. Inilah kitab yang tak ada keraguan padanya. Menjadi petunjuk bagi orang yang bertaqwa...." dan seterusnya, mendengar bacaan tersebut, tiba-tiba kuda yang ditambatkan didekatnya meronta-ronta serta berlari-lari, berputar-putar kesana kemari tak tahu arah, kuda tersebut jungkir balik sekuat tenaga sampai tali pengikatnyapun putus.Usaid yang merasa asing dengan tingkah laris kudanya tersebut, Usaidpun secara seketika menghentikan lantunan ayat tersebut, dan kuda tersebut diam.

Kemudian Usaid kembali melantunkan Ayat Al-Qur'an, tiba-tiba Kuda itu kembali meronta bahkan lebih beringas, ketika itu Usaid belum sadar bahwa kuda tersebut beringas sebab bacaan Al-Qur'an yang dibacanya, dengan tanpa sadar pula Usaid memandang keatas langit terlihatlah sebuah pemandangan yang sangat indag dan menakjubkan diatas langit tersebut, terlihat ibarat payung raksasa serta awan-awan yang mengumpul bagaikan lampu kristal. namun pemandangan itu pudar dan kembali ibarat semula, awan yang menggumpal  tersebut lenyap dari pandangan, Usaid berkata " belum pernah kulihat pemandangan ibarat ini " dengan kagumnya Usaid.
Pada Keesokan harinya Usaid menceritakan hal tersebut kepada Nabi, Nabipun berkata :

"Itu ialah para Malaikat yang ingin mendengarkan engkau membaca Al-Qur'an. Seandainya kamu meneruskan bacaan tersebut pasti banyak orang yang melihat pemandangan tersebut, pemandangan yang indah itu tak akan tertutup bagi mereka" sabda Rasulullah. 
Demikian Kisah Sohabat Usaid bin Hudhair yang sangat cinta kepada Al-Qur'an, bagaimana dengan kita apakah sudah cinta kepada Al-Qur'an, kisah tersebut ibarat yang diriwayatkan oleh H.R Bukhari dan Muslim.

INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel