INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Ali Bin Abi Tholib Menampar Seseorang 9X Demi Hukum


Ketika Itu Khalifah Ali bin Abi Tholib berjalan seorang diri, tak usang lalu dalam perjalanan tersebut datanglah seorang laki-laki yang menghapirinya dan mengadu kepada Khalifah Ali, lelaki itu pun berkata :

"Yaa Amirul Mukminin, lelaki itu telah merampas hak saya," ucap laki-laki tersebut sambil memperlihatkan tangannya kepada seseorang  "Dia tidak mau memperlihatkan hak itu kepadaku".

Mendengar laporang pengaduan dari laki-laki itu, Khalifah Ali bin Abi Tholib eksklusif menghampiri lelaki yang ditunjuk oleh seseorang yang mengadu tadi, dan meminta biar mengembalikan barang yang telah diambil kepada sipengadu tadi. sehabis itu khalifah eksklusif pergi meninggalkannya. Dengan penuh rasa aib kepada khalifah atas kelakuan laki-laki yang mengambil barang tersebut, ternyata barang yang diperintahkan Kholifah untuk dikembalikan belum juga diserahkan kepada pengadu, bahkan lelaki yang mengadu kepada khalifah ditampar dengan Keras, sampai Lelaki itu menjerit dan merintih sakit.

Khalifah Ali Bin Abi Tholib yang pergi meninggalkan dua orang tersebut belum begitu jauh meninggalkannya, sehingga terdengar bunyi tamparan dan jeritan lelaki si pengadu tadi, serentak Khalifah menghentikan perjalanannya dan menengok lalu menghampiri kedua orang tersebut tadi, laki-laki yang mengadupun kembali mengadu kepada Khalifah, bahwa beliau telah ditampar. Khalifah menyampaikan "Balas tamparan dia". Akan tetapi si pengadu tadi tidak melaksanakan hal itu karena takut dengan laki-laki yang menamparnya, meskipun khalifah sendiri yang telah menyuruhkan. Bahkan sipengadu menyampaikan "Tak usahlah saya memaafkannya" dengan nada lirih dan  rasa takut kepada orang yang menamparnya.
 Ketika Itu Khalifah Ali bin Abi Tholib berjalan seorang diri Ali Bin Abi Tholib Menampar seseorang 9X demi hukum
Khalifah tidak membisu begitu saja melihat insiden tersebut dan Khalifah eksklusif menampar laki-laki itu sebanyak 9X, aturan dan keadilan untuk melindungi yang lemah,
Lelaki itu bertanya "Kenapa Khalifah menamparku, padahal orang itu sudah memaafkan saya," ia tak mengira bahwa Khalifah akan melaksanakan demikian.
"Meskipun beliau sudah memaafkanmu, tetapi tamparanku ini tetap harus kulakukan sebagai tuntutan Hukum dan Hak seorang kepala Negara dalam menegakkan aturan dan keadilan. Jawab Khalifah.

INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel